
Executive Director
Yulia Pratami adalah seorang profesional di bidang pemberdayaan masyarakat dan pembangunan pedesaan dengan pengalaman lebih dari 9 tahun dalam mengelola dan mengembangkan program di berbagai wilayah Indonesia. Ia memiliki rekam jejak dalam bekerja bersama organisasi nasional dan internasional, dengan fokus pada penguatan ekonomi lokal, tata kelola berbasis data, serta transformasi digital di tingkat komunitas. Dengan latar belakang multidisiplin di bidang budidaya perairan dan sosiologi pedesaan, Yulia mengintegrasikan perspektif ekologis dan sosial dalam merancang solusi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Sepanjang kariernya, Yulia telah memimpin dan berkontribusi dalam berbagai inisiatif strategis, mulai dari pemulihan pascabencana, elektrifikasi pedesaan, pemetaan partisipatif, hingga pengembangan desa berbasis data dan studi rantai pasok komoditas lokal. Pengalamannya bekerja di berbagai konteks—termasuk wilayah terpencil dan rentan—membentuk kapasitas kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak Rekam jejak meliputi: pemulihan pascabencana, elektrifikasi pedesaan, pemetaan partisipatif, pengembangan desa berbasis data, dan studi rantai pasok komoditas lokal.
Managing Director
Dita Anggun adalah seorang profesional di bidang energi terbarukan dan akses air bersih dengan pengalaman lebih dari sepuluh tahun dalam perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan proyek pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Ia dikenal mampu mengintegrasikan keahlian teknis dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, memastikan bahwa setiap inisiatif tidak hanya menghadirkan akses energi dan air bersih, tetapi juga memperkuat kemandirian serta ketahanan ekonomi lokal. Melalui berbagai inisiatif yang dipimpinnya, dampak program telah menjangkau lebih dari 2.000 penerima manfaat yang tersebar di wilayah terpencil Indonesia, termasuk Papua, Kalimantan, dan Sumatera. Dalam praktik kepemimpinannya, Dita mengedepankan prinsip servant leadership, dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama dan memandang kepemimpinan sebagai bentuk pelayanan.


Chief Operational Officer
Gilang Tresna Putra Anugrah, M.Si., adalah seorang sosiolog pedesaan lulusan magister IPB University yang memiliki spesialisasi dalam analisis kebijakan publik serta mitigasi risiko sosial dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun, ia telah memimpin berbagai riset strategis menggunakan pendekatan mixed-methods melalui instrumen SPSS, SmartPLS, dan NVivo untuk menghasilkan rekomendasi berbasis data bagi sektor pemerintah maupun swasta. Kompetensi profesionalnya diperkuat oleh sertifikasi sebagai Environment Officer melalui Environmental Officer Development Program (EODP) serta pemahaman mendalam mengenai kerangka kerja Environmental, Social, and Governance (ESG) dan kepatuhan PROPER sesuai regulasi lingkungan hidup terbaru.
Chief Sustainability Officer
Afifathu Rahmah Fajriyah adalah seorang praktisi pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengembangan orang muda dan advokasi kebijakan berbasis lapangan. Sebagai lulusan Sosiologi yang kini menempuh studi Magister Sosiologi Pedesaan di IPB University, ia mengintegrasikan landasan akademis yang kuat dengan pengalaman praktis di berbagai program pemberdayaan. Afifathu memiliki spesialisasi mendalam dalam pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi (HKSR), kesetaraan gender, serta pencegahan kekerasan seksual dan perundungan (bullying) melalui metodologi Human-Centered Design (HCD). Rekam jejaknya mencakup keberhasilan dalam mengelola program yang berdampak luas, termasuk koordinasi kampanye digital yang menjangkau lebih dari 2.000 remaja dan memfasilitasi kolaborasi strategis dengan kementerian pusat, pemerintah daerah, serta organisasi non-pemerintah.


